Rembuk Stunting Desa Datar Mansiang Tahun 2026
Forum Musyawarah Penurunan Stunting
Tujuan Rembuk Stunting
1. Membahas perumusan kegiatan percepatan penurunan
stunting berdasarkan hasil pendataan dan identifikasi masalah.
2. Mendorong komitmen desa untuk mengalokasikan
anggaran dalam APBDes.
3.
Mengevaluasi kegiatan tahun berjalan dan
menyusun usulan untuk RKP Desa tahun berikutnya.
Data Konvergensi Desa Datar Mansiang (Triwulan II 2026)
- Skor konvergensi
layanan: 69,32% (235 dari 339 layanan).
- Remaja Putri: 100%
pemeriksaan anemia & tablet tambah darah.
- Ibu Hamil:
Pemeriksaan kehamilan masih rendah (25%), konsumsi TTD 75%.
- Anak 0–59 Bulan:
Pemantauan tumbuh kembang 58,49%, imunisasi dasar lengkap 80%.
- Keluarga Berisiko
Stunting: 100% memiliki KK, akses air bersih, jamban sehat, dan jaminan
kesehatan.
Peserta Rembuk
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa dan perangkat desa, TPP, BPD, TPPS Desa, KPM, Kader Posyandu, Bidan Desa, TP PKK, tenaga pendidik PAUD/BKB, Karang Taruna, kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta UPTD Puskesmas.
Hasil Rembuk Stunting 2026
1.
Analisis Akar Masalah: Rendahnya cakupan layanan
ibu hamil dan balita.
2.
Usulan Program Prioritas:
1) Peningkatan
pemeriksaan kehamilan & konsumsi TTD.
2) Optimalisasi
posyandu untuk pemantauan tumbuh kembang anak.
3) Pemberian
tambahan gizi & konseling bagi anak stunting.
4) Pelatihan
KPM, TPK, dan kader posyandu dengan modul umum.
3. Komitmen
Desa: Meningkatkan realisasi anggaran stunting dan melaksanakan evaluasi
minimal dua kali setahun.
4. Kesepakatan Bersama: Hasil rembuk dituangkan
dalam berita acara yang ditandatangani oleh Pimpinan Rembuk dan Sekretaris Rembuk serta Perwakilan dari unsur masyarakat.
Penutup
Rembuk Stunting Desa Datar Mansiang tahun 2026 menjadi momentum penting
untuk memperkuat komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting. Dengan
keterlibatan multi pihak dan dukungan anggaran desa, diharapkan capaian
konvergensi layanan dapat meningkat signifikan pada tahun berikutnya.

Komentar
Posting Komentar